Apa Saja Kendala Kuliah di Luar Negeri

peserta-program-intensif-persiapan-kuliah-di-Jerman-angkatan-2013-2014-sedang-persiapan-ujian-studienkolleg-di-universitas-negeri-di-JermanKendala Kuliah di Luar Negeri ternyata sebagian besar akan berasal dari diri sendiri. Hal ini yang banyak diingatkan oleh para alumni Jerman di Lembaga Alumni Eropa (LAE) yang beralamat di Jalan Mendawai I No. 3 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 12130 dengan no HP 0815 8421 3074 atau 0813 1811 1017. Tentu faktor external juga pasti ada namun ternyata kalau dibuat secara prosentase lebih besar kendala yang datang dari internal mahasiswa itu sendiri.

Salah satu Kendala Kuliah di Luar Negeri yang cukup mencolok adalah tentang penguasaan bahasa asing. Mengingat bahwa kemampuan belajar bahasa yang paling dasar adalah soal kebiasaan yang dibentuk oleh sedikit disiplin dan kesadaran diri. Namun sayangnya, menurut Anne Merritt, pengajar EFL di Korea Selatan banyak orang mengulang lima kebiasaan yang justru membuat belajar bahasa asing makin sulit. Maka agar mudah belajar bahasa asing rubah 5 kebiasaan ini. Apa saja?

Tidak banyak mendengar. Mendengar adalah kemampuan berkomunikasi yang kita gunakan hampir di seluruh kehidupan kita. Namun, ini sulit dilakukan kecuali Anda tinggal di negara lain atau berada di kelas intensif bahasa asing selain bahasa ibu Anda. Solusinya, pakailah musik, non-streaming webcast, acara televisi dan film. Dengar, dengar dan dengarkanlah sesering mungkin.

Kurangnya rasa ingin tahu. seseorang yang sedang belajar bahasa akan lebih berhasil ketika juga tertarik dengan budaya negara asal bahasa tersebut. Ketertarikan mereka yang belajar bahasa terhadap budaya membuat mereka lebih mudah memahami bahasa yang dipelajari dan lebih terbuka dalam membangun relasi dengan native speakers.

Berpikir terlalu kaku. Para pembelajar yang langsung melihat kamus begitu menemukan kata baru akan merasa lebih stres dan bingung daripada mereka yang justru berpikir keras untuk menebak makna suatu kata baru yang ditemuinya. Oleh karena itu, tipe pembelajar “buru-buru lihat kamus” mudah merasa frustasi dan berhenti belajar. Inilah hal ketiga yang menjadi sebagian dari Kendala Kuliah di Luar Negeri.

Cuma memakai satu metode. Ketika memilih kelas belajar bahasa, Anda harus mencari kursus yang mempraktekkan empat kemampuan bahasa, yaitu membaca, menulis, mendengar dan berbicara. Jika belajar secara otodidak, cobalah belajar dengan mengombinasikan buku teks, audio dan aplikasi pembelajaran bahasa. Seperti yang biasa dilakukan di Lembaga Alumni Eropa (LAE) di kelas intensif Persiapan Kuliah ke Jerman.

Takut. Ini adalah tahap dimana bungkam, rasa malu dan rasa tidak nyaman akan menghancurkan kerja keras mereka dalam belajar bahasa. Dalam budaya timur dimana harga diri adalah nilai sosial yang tinggi, mudah untuk tidak mau mencoba bicara dalam bahasa asing yang sedang dipelajari. Mereka terlalu takut untuk salah dalam tata bahasa atau salah mengucapkan kata-kata karena merasa itu akan membuat sangat malu.

Selain kendala dalam penguasaan bahasa di negara tujuan kuliah anda, ternyata faktor internal lain yang begitu banyak menjadi kendala adalah sikap tidak mandiri dan terbiasa hidup di keluarga yang memiliki pembantu atau asisten rumah tangga. Hal ini akan terasa menjadi hal yang sangat memberatkan jika anda tidak terbiasa mengerjakan sendiri keperluan pribadi anda mulai dari mencuci pakaian, memasak dan bepergian dengan menggunakan transportasi umum. Maka persiapkan diri anda untuk tegar menhadapi berbagai Kendala Kuliah di Luar Negeri seperti yang anda idamkan.

 

=======================================================


PEMBUKAAN KELAS BARU

PROGRAM INTENSIF PERSIAPAN KULIAH di JERMAN

Untuk Semua Bidang Studi S-1 (BSc.) dan S-2 (MSc.)

Kelas Baru akan diadakan pada:

 

Hari/Tanggal : Senin / 3 Juli 2017

 

Jam : 09.00 s/d 13.00 WIB Tempat : Lembaga Alumni Eropa Jl. Mendawai I no. 3 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 12130 Indonesia

Keterangan lebih lanjut Hubungi:

0853 1154 4185 - 0813 1811 1017 - BBM Pin: 583E7D7A

Daftarkan Diri Anda Segera

Tempat Terbatas !!

This entry was posted in Studi di Luar Negeri and tagged , , , . Bookmark the permalink.