Studi Islam di Jerman Semakin Populer

cara-kuliah-di-Jerman-melalui-program-intensif-persiapan-kuliah-di-Jerman-melalui-www.alumnieropa.orgStudi Islam di Jerman Semakin Populer dan semakin banyak peminatnya. Baik para mahasiswa Jerman maupun mahasiswa International. Termasuk juga para calon mahasiswa dari Indonesia. Yang menarik kareana di sebagian besar negara-negara Eropa yang masih sangat Islamophobia. Tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi setiap muslim di dunia untuk memberikan citra Islam yang sesungguhnya apalagi di tengah masyarakat di negara-negara Eropa.

Seiring dengan informasi dari alumni Jerman di Lembaga Alumni Eropa (LAE) Jakarta mengenai terus meningkatnya jumlah kaum muslim di Jerman, terdengar juga berita tentang semakin banyak dan semakin mudahnya mendapatkan makanan halal di Jerman. Bagi penganut agama Islam yg tinggal di negara mayoritas non muslim soal makanan harus ekstra hati-hati dalam memilihnya. Seperti yg kita ketahui bersama mengkonsumsi daging babi ataupun makanan yg mengandung babi menjadi pantangan bagi umat islam. Padahal di negara-negara non muslim daging babi beredar bebas dalam berbagai jenis makanan.

Menurut sebuah studi jumlah pabrik atau firma yg menawarkan produk halal sudah mencapai sekitar 400 firma. Statistik jumlah yg sangat mencengangkan dalam dekade 3 – 4 tahun terakhir. Booming ini jg diikuti oleh perolehan atau penjualan makanan produk halal senilai 5 M Euro. Di Eropa sendiri diperkirakan nilai penjualan produk halal sekitar 67 M dollar. Nilai yg cukup lumayan besar dari jumlah 641 M dollar di dunia menurut data tahun 2010 dari World Forum Halal di Malaysia. Sebuah data yang melegakan apalagi bagi anda berminat untuk menempuh Studi Islam di Jerman.

Sayangnya penjualan produk-produk halal tersebut belum bisa kita temukan disetiap supermarket. Penjualan masih didominasi oleh supermarket yg dikelola oleh kebanyakan orang Turki atau supermarket-supermarket tertentu. Untuk penjualan fast food seperti döner bisa kita dapatkan dg mudah disetiap jalanan. Döner ini banyak digemari warga Jerman dan menjadi saingan berat bagi produk Mc Donald. Selain rasa daging kalkun yg lunak juga adanya sayuran salad dengan saos yogurt menjadi daya tarik tersendiri.

Bagi anda yang berminat untuk melanjutkan Studi Islam di Jerman, Pusat Teologi Islam di Münster (Zentrum für Islamische Theologie, ZIT) adalah satu dari empat pusat pendidikan Teologi Islam di Jerman, yang lainnya ada di Frankfurt, Tübingen dan Nürnberg. Institut di Münster adalah yang terbesar. Pusat pendidikan ini mendapat bantuan dana sekitar 20 juta Euro dari pemerintah Jerman.

Setiap tahun, ribuan orang melamar tapi hanya sekitar 400 orang yang bisa diterima. Dua jurusan khusus yang ditawarkan adalah jurusan Teologi Islam dan jurusan Pendidikan Keguruan Islam. Menurut rencana, sekolah-sekolah di Jerman dalam beberapa tahun mendatang akan menawarkan mata pelajaran Islam. Saat ini sudah ada mata pelajaran Islam yang ditawarkan di sekolah di beberapa negara bagian. Jadi, kebutuhan guru agama Islam di Jerman akan meningkat dalam beberapa tahun depan. Hal ini tentu akan menjadi sebuah peluang menarik bagi para calon mahasiswa asal Indonesia yang bertekad untuk melanjutkan Studi Islam di Jerman.

 

=======================================================

PEMBUKAAN KELAS BARU

PROGRAM INTENSIF PERSIAPAN KULIAH di JERMAN

Untuk Semua Bidang Studi S-1 (BSc.) dan S-2 (MSc.)

Kelas Baru akan diadakan pada:

 

Hari/Tanggal : Senin / 5 Juni 2017

 

Jam : 09.00 s/d 13.00 WIB Tempat : Lembaga Alumni Eropa Jl. Mendawai I no. 3 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 12130 Indonesia

Keterangan lebih lanjut Hubungi:

0853 1154 4185 - 0813 1811 1017 - BBM Pin: 583E7D7A

Daftarkan Diri Anda Segera

Tempat Terbatas !!

This entry was posted in Pertimbangan dan Perbandingan Kuliah Di Jerman and tagged , , , . Bookmark the permalink.