Karir Besar Di Balik Jurusan Kecil Ketika Studi di Jerman

melanjutkan-kuliah-di-luar-negeri-sebaiknya setelah-berkonsultasi-dengan-para-alumniKeinginan Studi di Jerman harus menjadi tekad yang kuat agar tidak mudah melemah di tengah jalan. Setelah kuat tekad untuk kuliah di Jerman, pemilihan jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat akan sangat menentukan keberhasilan studinya kelak. Untuk menentukan jurusan kuliah kadang kita juga melihat peluang karir yang kelak akan terbentang. Di Lembaga Alumni Eropa (LAE) semua kita diskusikan bersama.

Sebagai penambah wawasan anda kami cuplik sebuah artikel dari www.dw.de, terkait Karir Besar dibalik Jurusan kecil kala studi di Jerman. Ada jurusan studi kecil di Jerman seperti Orientalistik, Mineralogi dan Studi Eropa Tenggara. Lulusannya punya peluang kerja yang cukup baik.

Olaf Pinkpank dulu mendaftar kuliah di jurusan Sejarah Yunani Baru, Neograesistik. Waktu itu dia belum berpikir tentang karir: “Sebelum kuliah, saya sudah belajar bahasa Yunani, mula-mula di Yunani, lalu dilanjutkan di Jerman. Akhirnya saya memutuskan masuk jurusan Neograesistik”, katanya. Dia kuliah di Berlin. Rencananya, setelah selesai kuliah dia akan pindah ke Yunani untuk mencari kerja, misalnya di bidang manajemen pariwisata.

Jurusan studi disebut “kecil” jika hanya punya tiga profesor, atau diikuti kurang dari sepuluh persen mahasiswa. Universitas Mainz mencatat secara sistematis jurusan kecil apa saja yang ada di Jerman. Peluang kerja para lulusan dari jurusan kecil cukup baik, kata Joachim Sauer, yang menjabat sebagai Ketua Asosiasi Manajer SDM. “Karena ada globalisasi ekonomi, banyak perusahaan sekarang mencari spesialis.”

80 persen jurusan kecil di Jerman adalah jurusan ilmu sosial. Tapi ada juga jurusan kecil dalam ilmu pasti dan teknik mesin, misalnya jurusan Teknik Kereta Api. Shi Yuanfei yang bekerja di Universitas Teknik Berlin tadinya tidak menyadari, bahwa jurusan Teknik Kereta Api adalah jurusan kecil. Sebab di Cina, jurusan ini justru ditawarkan di banyak universitas. “Sistem kereta api di Jerman sudah sangat baik. Dalam hal ini, Cina adalah negara berkembang,” ujarnya. Karena jaringan kereta api di Cina terus diperluas, negara itu membutuhkan banyak insinyur kereta api.

Selama studi di Jerman, Shi Yuanfei beberapa kali magang di perusahaan Jerman dan Cina. Dia memang ingin bekerja di kedua negara itu. Dia juga ingin membangun hubungan baik antara Jerman dan Cina. “Sebagai lulusan Jerman, kami berfungsi sebagai jembatan, yang bisa menghubungkan kedua negara,” tuturnya.

Keuntungan belajar di jurusan kecil adalah, profesor dan dosen punya cukup banyak waktu untuk para mahasiswa. “Di jurusan kecil, suasananya lebih intim, kita bisa cepat saling mengenal”, kata Olaf Pinkpank.

Masih banyak informasi mengenai jurusan untuk Studi di Jerman yang bisa anda dapatkan ketika mengikuti Program Intensif Persiapan Studi di Jerman di LAE tahun 2014 ini, Kami Tunggu.

 

=======================================================


PEMBUKAAN KELAS BARU

PROGRAM INTENSIF PERSIAPAN KULIAH di JERMAN

Untuk Semua Bidang Studi S-1 (BSc.) dan S-2 (MSc.)

Kelas Baru akan diadakan pada:

 

Hari/Tanggal : Senin / 17 Juli 2017

 

Jam : 09.00 s/d 13.00 WIB Tempat : Lembaga Alumni Eropa Jl. Mendawai I no. 3 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 12130 Indonesia

Keterangan lebih lanjut Hubungi:

0853 1154 4185 - 0813 1811 1017 - BBM Pin: 583E7D7A

Daftarkan Diri Anda Segera

Tempat Terbatas !!

This entry was posted in Alasan Kuliah di Jerman, Keunggulan Studi Di Jerman, Persiapan Melanjutkan Studi di Jerman, Pertimbangan dan Perbandingan Kuliah Di Jerman, Studi di Jerman and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.