Kuliah di Luar Negeri Yang Murah

Para-peserta-angkatan-2013-Program-Intensif-Persiapan-Studi-di-Jerman-Lembaga-Alumni-Eropa-menikmati-keindahan-arsitektur-Jerman

Berbagi informasi mengenai Kuliah di Luar Negeri Yang Murah adalah salah satu tujuan artikel di blog Lembaga Alumni Eropa kali ini. Termasuk juga informasi berikut khususnya bagi anda yang berminat untuk melanjutkan kuliah di negara Australia. Berbagai hal untuk Studi di luar negeri bisa anda dapatkan ketika berkonsultasi di Lembaga Alumni Eeropa (LAE) yang beralamat di Jalan Mendawai I No. 3 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 12130 dengan no kontak 0853 1154 4185 & 0813 1811 1017. Apalagi karena di LAE baru saja membuka kelas baru untuk persiapan kuliah di Jerman tahun ini yang jumlah pesertanya sangat dibatasi maka segeralah berkonsultasi ke kantor LAE.

Beberapa hari lalu beredar kabar bahwa pemerintah Australia berencana melakukan pemotongan dana pendidikan tinggi dalam rancangan APBN 2017. Pemerintah merujuk sebuah laporan terbaru yang menyebutkan pertumbuhan pendapatan universitas lebih tinggi dibandingkan pengeluaran. Perubahan ini akan mencakup kenaikan biaya SPP, pemotongan dana pemerintah yang menurut Menteri Pendidikan Simon Birmingham “berada pada level rekor namun tumbuh melampaui biaya operasinal universitas”. Kuliah di Luar Negeri Yang Murah di Australia menjadi semakin sulit untuk diwujudkan.

Birmingham memberikan rincian perubahan pada Senin (1/5/2017) malam, tetapi menolak untuk mendahului pengumuman soal APBN 2017. Dia merujuk ke analisis yang dirilis Deloitte Access Economics. Analisis tersebut menyebutkan universitas menerima penghasilan dari SPP mahasiswa serta dana pemerintah untuk membiayai program studi. Senator Birmingham menjelaskan pengelola universitas perlu memperhitungkan bagaimana mereka membelanjakan uang negara dari pajak.

“Universitas perlu membelanjakan dana pajak secara adil serta dengan pertanggungjawaban dan pengawasan publik yang memadai. Tentunya, baik pemerintah dan universitas berjalan dengan perizinan secara sosial yang diberikan pembayar pajak,” katanya. “Pembayar pajak di Australia memberi sekitar 16,7 miliar dolar kepada universitas pada 2016 atau setara dengan 19.000 dolar per mahasiswa, yang lebih besar dibandingkan sebelumnya,” lanjut Birmingham. “Terkait dengan ketatnya APBN, pemerintahan PM Turnbull fokus pada adanya hasil terbaik dari setiap dolar dari pembayar pajak yang dibelanjakan,” jelasnya.

Informasi diatas semakin memperjelas bahwa biaya kuliah di Australia akan semakin mahal. Hal inilah yang terus akan dilakukan oleh para alumni Eropa di Lembaga Alumni Eropa Jakarta, untuk terus berbagi bahwa ada negara-negara di luar negeri yang memberikan kesempatan para pemuda pemudi Indonesia untuk mengenyam pendidikan di negeranya dengan biaya yang jauh lebih murah. Diantaranya adalah di negara Jerman sebuah negeri teknologi dengan biaya Kuliah di Luar Negeri Yang Murah dan Berkualitas.

 

=======================================================


PEMBUKAAN KELAS BARU

PROGRAM INTENSIF PERSIAPAN KULIAH di JERMAN

Untuk Semua Bidang Studi S-1 (BSc.) dan S-2 (MSc.)

Kelas Baru akan diadakan pada:

 

Hari/Tanggal : Senin / 17 Juli 2017

 

Jam : 09.00 s/d 13.00 WIB Tempat : Lembaga Alumni Eropa Jl. Mendawai I no. 3 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 12130 Indonesia

Keterangan lebih lanjut Hubungi:

0853 1154 4185 - 0813 1811 1017 - BBM Pin: 583E7D7A

Daftarkan Diri Anda Segera

Tempat Terbatas !!

This entry was posted in Pentingnya Pendidikan Tinggi and tagged , , , . Bookmark the permalink.