Pengalaman Tahun Pertama Kuliah di Luar Negeri

pengalaman-tahun-pertama-kuliah-di-luar-negeri-melalui-Lembaga-Alumni-Eropa-www.alumnieropa.orgPengalaman Tahun Pertama Kuliah di Luar Negeri menjadi bagian dari hal-hal yang akan dibagikan saat anda mengikuti program intensif persiapan kuliah di Jerman yang diselengagarakn oleh Lembaga Alumni Eropa (LAE). Pengalaman hidup para alumni Jerman di LAE akan sangat bermanfaat bagi anda yang akan segera berangkat kuliah di Jerman akhir tahun ini.

Berikut kami cuplik sebuah artikel dari hotcourses.co.id tentang Pengalaman Tahun Pertama Kuliah di Luar Negeri Tidak Sesulit Yang dibayangkan. Banyak mahasiswa baru sebelum memulai kehidupan kuliah, tentunya masing-masing mempunyai bayangan tersendiri. Bayangan tersebut bisa dipengaruhi oleh cerita dari senior kita, atau dari film, atau dari artikel hingga dari blog yang kita baca di internet.

1. Hidup jauh dari keluarga tidaklah sesulit yang dikira

Biasanya di tahun pertama, mahasiswa masih diberikan prioritas untuk tinggal di asrama kampus. Di asrama kampus, semua fasilitas biasanya tersedia dengan baik, mulai dari makan, hingga akses fasilitas universitas seperti perpustakaan, bar, kolam renang, gedung olah raga yang lebih dekat.

Mungkin hal yang pertama susah untuk dibiasakan adalah tinggal ramai-ramai dengan rekan mahasiswa lainnya yang belum Anda kenal. Hampir semua mahasiswa menghadapi masalah yang sama, yaitu mereka merasa canggung untuk berteman pertama kalinya. Tetapi setelah mereka mengetahui bahwa teman-teman seasrama mereka juga punya kekhawatiran yang sama, perasaan itu akan hilang dengan sendirinya dan mulai menikmati waktu mereka dengan teman-teman seasrama.

Dengan kesibukan di tahun pertama dan bergaul dengan teman-teman baru, kehidupan di kampus tanpa ditemani oleh keluarga pelan-pelan menjadi suatu kebiasaan. Mahasiswa yang tadinya mengalami homesick, pelan-pelan bisa menyesuaikan diri dan menikmati kehidupan mereka sebagai mahasiswa.

2. Semua perlu uang

Sewaktu tinggal dengan keluarga, mungkin Anda masih belum terbiasa berbelanja sendiri, apalagi membayar uang listrik, air, gas, transportasi dan lain-lain. Belum lagi dengan godaan belanja yang lain seperti membeli baju, pernak-pernik, biaya hiburan, jalan-jalan dan lain-lain. Di akhir bulan banyak yang kaget dengan pengeluaran yang melebihi anggaran. Ternyata hidup sesuai anggaran itu tidak gampang.

3. Hidup teratur dan motivasi diri

Hidup jauh dari keluarga berarti tidak ada yang membangunkan Anda, yang meneriaki Anda makan tepat waktu, menanyakan apakah pekerjaan rumah telah dibuat, apakah besok ada ujian dan lain sebagainya. Banyak mahasiswa yang mulai menyukai hidup sendiri karena akhirnya bisa bebas, tetapi hal ini ada dampak negatifnya. Jika benar-benar tidak bisa mengatur waktu dan memotivasi diri sendiri, bisa saja ketinggalan kelas kuliah, telat mengumpulkan tugas, dan bahkan telat menghadiri ujian. Dan tentu saja itu semua akan berpengaruh terhadap prestasi.

4. Kegiatan ekstra kurikuler ternyata membutuhkan komitmen

Berbeda dengan kegiatan ekstra kurikuler jaman sekolah menengah, kegiatan eks-kul universitas lebih aktif. Jika Anda telah terdaftar sebagai anggota, maka jadwal kegiatan akan lebih padat dan menuntut keterlibatan Anda. Jadi sebelum mendaftar menjadi anggota, pilihlah klub yang paling sesuai dengan Anda. Akan lebih baik terlibat aktif dalam beberapa klub daripada hanya menjadi anggota pasif dari banyak klub.

5. Kehidupan sosial

Berbeda dengan kehidupan sekolah menengah yang setelah sekolah pulang ke rumah, atau mengikuti kelas bimbingan, semasa kuliah, kehidupan sosial Anda akan meningkat. Baik sewaktu makan siang, atau istirahat di kampus, hingga dalam perjalanan ke supermarket. Anda mungkin akan menikmati makan di kafetaria sambil bergosip dengan kampus, berkumpul di perpustakaan untuk mendiskusikan tugas, sembari membahas acara akhir pekan. Sangat susah hidup tanpa teman semasa kuliah.

Masih banyak hal-hal lain menyangkut tentang teknis-teknis saat di kampus, di apartment atau bahkan saat mau melamar kerja di Jerman yang hanya akan anda dapatkan dari para alumni Jerman. Maka Lembaga Alumni Eropa menjadi tempat yang tepat untuk mendapatkan informasi Pengalaman Tahun Pertama Kuliah di Luar Negeri yang Mendetail.

 

==============================================================


"OPEN REGISTRATION"

Program Persiapan Studi S1/S2 & Kerja Sosial di Jerman

Yth Para Calon Peserta,


Lembaga Alumni Eropa kembali akan membuka kelas persiapan bahasa Jerman bagi mereka yang akan melanjutkan studi di Perguruan Tinggi Negri untuk semua jurusan studi, serta persiapan bahasa bagi peminat kerja sosial di Jerman.


Pendaftaran program online akan di buka hingga tanggal 06 Juni 2021.

Pendaftaran Klik disini


Program Study Start Senin 07 Juni 2021


Program kerja sosial Start Senin 07 Juni 2021


Program persiapan bahasa Jerman akan dimulai pada tanggal 04.01.2021.


Bertempat di Training Center LAE, Jln. Alam Asri V No 21. Pondok Indah. Jakarta Selatan.


Informasi lebih lanjut terkait program ini dapat menghubungi melalui WA di no +6281384809179 dan +6281317692139


Demikian informasi yang dapat kami sampaikan.


Terima kasih atas perhatiannya.


Hormat Kami,

Lembaga Alumni Eropa – Jakarta

==============================================================


PEMBUKAAN KELAS BARU

PROGRAM INTENSIF PERSIAPAN KULIAH di JERMAN

Untuk Semua Bidang Studi S-1 (BSc.) dan S-2 (MSc.)

Kelas Baru akan diadakan pada:

 

Study Class : Senin / 07 Juni 2021 dan SozialWork Class: Senin / 07 Juni 2021

 

Jam : 09.00 s/d 13.00 WIB
Tempat : Lembaga Alumni Eropa
Jln. Alam Asri V/21 Pondok Indah Jakarta Selatan, 12310 Indonesia

Keterangan lebih lanjut Hubungi:

WA & Line: 0813 8480 9179 - 0813 1769 2139

Daftarkan Diri Anda Segera

Tempat Terbatas !!

This entry was posted in Persiapan Melanjutkan Studi di Jerman, Persiapan Studi di Belanda, Persiapan Studi di Perancis, Pertimbangan dan Perbandingan Kuliah Di Jerman, Program Persiapan Studi and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.