Jangan Sering-sering Mandi di Jerman, Kenapa Yah?

Berapa Rata Rata Biaya Hidup Kuliah Di Jerman Saat Ini Lembaga Tips Persiapan Kuliah ke Jerman dari  Kota Tegal Terkini

Kita lanjutkan berbagi pengalaman hidup saat kuliah di Jerman, yang ditulis oleh Pak Han Prajanto, salah satu pengurus di Lembaga Alumni Eropa (LAE) Jakarta yang beralamat di jalan Gedung Hijau 2 No 18 Pondok Indah, Jakarta Selatan, 12310, dengan no hp 0813 8480 9179. Pengalaman nyata yang tidak mungkin anda dapatkan dari para marketing dari agen persiapan kuliah di Jerman yang semakin banyak belakangan ini.

Kebiasaan kita di tanah air adalah mandi minimal dua kali sehari.
Panas, lembab, berkeringat, berminyak rasanya kalo tidak mengguyur air ke tubuh sekalian digosok dengan sabun mandi.

Di Jerman, jika kita sering mandi akan mengakibatkan badan menjadi kurang nyaman bahkan mungkin bisa bisa kita harus dikirim ke rumah sakit.

Memangnya kenapa dan ada apa ?

Lain di tanah air , lain pula di Jerman. Jerman adalah negara yang udaranya tidak lembab, bahkan cenderung kering.
Jika di negara kita rata rata kadar kelembabannya adalah 85 persen ( itu artinya di udara sekitar kita terdapat 85 persen uap air ) maka di Jerman kadar kelembaban udaranya sangat rendah. Bahkan bisa mencapai 0 persen. Wah kering banget kan.
Bibir kita bisa pecah pecah jika bertemu udara di luar atau bahkan didalam rumah.

Oleh sebab itu maka kita dianjurkan memakai kosmetik dulu sebelum keluar rumah dan bahkan juga didalam rumah. Tak terkecuali kaum laki laki.
Hah ..kosmetik ? maksudnya bagaimana ?

Iya saya pakai istilah kosmetik karena sehari hari rasanya kok agenda dan ritual kita mirip dengan ritual kaum perempuan. Misalnya, setiap hari terlebih kalau mau keluar rumah kita harus memakai lip balm ( bentuknya mirip lipstick ), itu disebabkan karena udara dan angin di luar rumah sangat ganas keringnya. Tidak usahlah diluar rumah, di dalam rumahpun bibir bisa pecah pecah.

Jadi jika kita ingin berangkat tidurpun kita harus memakai lip balm, pelembab muka, tangan dan kaki agar bisa memberi kenyamanan dalam tidur kita.

Didalam rumah memang ada pemanas ruangan. Pemanas ruangan itu biasa kita fungsikan pada semua musim kecuali pada Sommer atau musim panas. Tapi pemanas ruangan itu juga sekaligus memberi sumbangan kepada rendahnya kelembaban ruang kamar kita.
Bisa dibayangkan apabila kita tidur malam hingga pagi. Sekian jam tidur dalam keadaan udara kering. Ya bisa sakit tenggorokan kan.
Oleh karena itu, saya biasa membawa ember berisi air kedalam kamar tidur saya. Maksudnya agar air itu menguap dan memberikan kelembaban bagi ruangan kamar tidur saya. Dan tentu saja pada pagi harinya air didalam ember akan hilang atau habis menguap. Dahsyat.

Pemanas ruangan di Jerman, biasanya diberi semacam wadah air yang bisa dicantolkan ke bodi pemanas ruangan itu. Dan gunanya adalah untuk diisi dengan air dan dipakai untuk memberi efek kelembaban dengan menguapnya air tadi.
Tapi saya merasa wadah air itu terlalu kecil dan cepat habis isi airnya. Makanya saya lebih suka bawa ember dengan tentu saja isi air yang lebih banyak.

Kembali ke soal mandi diatas tadi. Sering sering mandi atau terkena air di Jerman, akan menyebabkan badan kita gatal gatal. Ini dikarenakan dua hal. Hal yang pertama adalah bahwa air ledeng di Jerman banyak mengandung kapur atau bahasa sananya “gehärts”. Memberi efek panas di kulit serta menimbulkan gatal dan bercak merah.
Sedangkan hal kedua adalah apabila kita mandi dan memakai sabun, tentu hal ini akan membuat rontoknya lapisan kelembaban kulit terluar kita. Kulit jadi tidak punya pelindung. Dia langsung berhadapan dengan udara di luar yang kering.

Saya sudah pernah harus membawa ke Rumah sakit dua orang teman mahasiswa saya asal Indonesia akibat tidak mau mendengar soal jangan sering mandi ini. Awalnya mereka mentertawakan saya dan orang Jerman yang jarang mandi. Begitu kata mereka. Dan mereka melakukan mandi normal seperti di Indonesia, dua sampai tiga kali sehari. Akibatnya tangan dan badan mereka saat itu penuh bercak merah dan gatal. Bahkan salah satu diantaranya merasa begitu nyerinya sehingga dia harus mengangkat kedua tangannya selama perjalanan ke RS. Itu karena dia merasa perih apabila kedua tangannya menyentuh sesuatu seperti badannya.

So tiap mau berangkat kuliah ke kampus, saya tidak mandi melainkan cukup cuci muka dan menggosok gigi saja.
Mandi dilakukan sebaiknya seminggu sekali dan itupun pada malam hari ketika kita akan berangkat tidur. Gunanya agar kulit diberi waktu untuk memproduksi kelembaban alamiahnya sepanjang malam.

Dan sewaktu pagi jika kita mau pergi keluar rumah, kondisi kulit sudah aman terlindung.
Itupun masih harus kita berikan treatment tambahan berupa menggunakan lip balm pada bibir dan cream pelembab untuk muka, tangan, badan dan kaki. Kalo masih sempat jangan lupa juga cream untuk rambut agar rambut tidak kering serta mencegah timbulnya ketombe.

Jika kita berangkat ke Jerman, sebaiknya tidak usah membawa sabun, pasta gigi, shampo buatan Indonesia.
Kita belanja produk2 itu di toko di Jerman saja saat baru tiba disana.
Karena produk produk buatan Indonesia tersebut dibuat untuk kecocokan iklim tropis. Bahkan shampo yang biasanya cocok untuk rambut kita kok tiba tiba malah jadi blunder. Shampo itu membuat banyak ketombe di kepala kita.

Nah, itu bukan shampo atau kepala kita yang salah akan tetapi memang faktor iklim dua negara yang berbeda yang membuat mereka tiba tiba jadi tidak cocok.

Sabun, shampo serta sabun cuci piring dan sabun cuci baju di Jerman rasanya kurang enak dan banyak mengandung minyak serta kurang berbusa.
Tapi biasakanlah. Semua itu untuk keamanan dan kenyamanan kita semua.

 

==============================================================


"OPEN REGISTRATION"

Program Persiapan Studi S1/S2 & Kerja Sosial di Jerman

Yth Para Calon Peserta,


Lembaga Alumni Eropa kembali akan membuka kelas persiapan bahasa Jerman bagi mereka yang akan melanjutkan studi di Perguruan Tinggi Negri untuk semua jurusan studi, serta persiapan bahasa bagi peminat kerja sosial di Jerman.


Pendaftaran program online akan di buka hingga tanggal 4 Juli 2022.

Pendaftaran Klik disini


Program Study Start 4 Juli 2022


Program kerja sosial Start 4 Juli 2022


Program persiapan bahasa Jerman Online akan dimulai pada tanggal Senin / 4 Juli 2022.


Bertempat di Training Center LAE, Jln. Gedung Hijau 2 No 18. Pondok Indah. Jakarta Selatan.


Informasi lebih lanjut terkait program ini dapat menghubungi melalui WA di no +6281384809179


Demikian informasi yang dapat kami sampaikan.


Terima kasih atas perhatiannya.


Hormat Kami,

Lembaga Alumni Eropa – Jakarta

==============================================================


PEMBUKAAN KELAS BARU

PROGRAM INTENSIF PERSIAPAN KULIAH di JERMAN

Untuk Semua Bidang Studi S-1 (BSc.) dan S-2 (MSc.)

Kelas Baru akan diadakan pada:

 

Study Class : Senin / 4 Juli 2022 dan SozialWork Class: Senin / 4 Juli 2022

 

Jam : 09.00 s/d 13.00 WIB
Tempat : Lembaga Alumni Eropa
Jln. Gedung Hijau 2 No 18 Pondok Indah Jakarta Selatan, 12310 Indonesia

Keterangan lebih lanjut Hubungi:

WA & Line: 0813 8480 9179

Daftarkan Diri Anda Segera

Tempat Terbatas !!

This entry was posted in Persiapan Melanjutkan Studi di Jerman, Pertimbangan dan Perbandingan Kuliah Di Jerman, Studi di Jerman and tagged , , . Bookmark the permalink.