Memahami Kebiasaan Masyarakat Jerman Sebagai Bekal Studi di Jerman

program-pendampingan-mahasiswa-di-Jerman-dari-Lembaga-Alumni-EropaKebiasaan Masyarakat Jerman sangat layak untuk anda cermati. Khususnya bagi anda yang berminat untuk melanjutkan studi di Jerman. Di Lembaga Alumni Eropa (LAE) yang beralamat di Jalan Mendawai I No. 3 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 12130 dengan no kontak 0853 1154 4185 & 0813 1811 1017, para alumni Jerman senantiasa berbagi pengalaman saat mereka di Jerman. Baik pengalaman perkuliahan maupun dalam bermasyarakat di Jerman.

Masyarakat Jerman pada khususnya maupun masyarakat Eropa pada umumnya terkenal sebagai masyarakat yang sangat berdisiplin tinggi. Hal ini akan menjadi salah satu tantangan yang cukup berat bagi anda yang masih terbiasa dengan gaya hidup lama yang cenderung kurang disiplin bahkan terkenal dengan jam karetnya. Sementara semua aktifitas di Jerman selalu berpatokan pada waktu (jam) lengkap dengan menit-menitnya.

Semua berpatokan pada jam, sehingga meskipun suasana masih gelap pada pagi hari, kehidupan harus sudah dimulai. Karenanya sebagai orang muslim, kadang kami harus sholat Subuh di Bus/Trem, karena kami harus berangkat kuliah sebelum waktu Subuh tiba. Inilah yang unik dari Kebiasaan Masyarakat Jerman. Begitu pula pada malam hari pada musim panas, meskipun matahari belum terbenam kadang kita harus sudah berangkat tidur dengan memasang Alarm yang akan berdering membangunkan kami pada saat waktu sholat Maghrib tiba.

Pada umumnya orang Jerman berangkat atau pulang kerja menggunakan kendaraan umum Bus dan Kereta Listrik atau „Trem“ (U-Bahn atau S-Bahn). Jadwal kedatangan atau keberangkatan Bus atau Trem sangat rigit dan tepat waktu. Untuk itu kita harus mengatur waktu sejak keluar rumah – jalan kaki menuju Halte – naik kereta/bus – dan jalan kaki menuju tempat yang dituju.

Semua harus diatur, bahkan berapa waktu yang dibutuhkan dari rumah sampai ke tempat yang dituju harus diatur, sehingga kita tidak perlu menyia-nyiakan waktu berdiri berlama-lama di Halte untuk menunggu Bus/Trem. Jadwal kereta atau bus pun harus selalu diingat kalau kita tidak ingin ketinggalan. Sebuah Kebiasaan Masyarakat Jerman yang sangat berpengaruh terhadap produktifitas negaranya.

Kalau teledor, dan ketinggalan Bus/Trem, kita akan berada di Halte untuk menunggu Bus berikutnya selama 10 menit atau bahkan lebih dalam suasana dingin dan beralaskan es atau salju yang sudah mengeras. Bisa kita bayangkan, kita bisa membeku hanya karena salah perhitungan yang mungkin hanya dalam hitungan menit atau bahkan detik.

Semakin besar tantangan hidup seseorang semakin membuatnya survive, yang ditunjukkan dengan etos kerja dan kedisiplinan. Orang Jerman tertib dan disiplin mengatur diri sendiri karena tidak mau mengalami kesulitan dalam kehidupannya. Orang Jerman terbiasa mandiri dan tidak mau bergantung pada orang lain. Kebiasaan itu menjadi suatu karakter yang membudaya, dan menjadi tatanan hidup atau Kebiasaan Masyarakat Jerman yang menjadi kultur mereka.

 

=======================================================

PEMBUKAAN KELAS BARU

PROGRAM INTENSIF PERSIAPAN KULIAH di JERMAN

Untuk Semua Bidang Studi S-1 (BSc.) dan S-2 (MSc.)

Kelas Baru akan diadakan pada:

 

Hari/Tanggal : Senin / 5 Juni 2017

 

Jam : 09.00 s/d 13.00 WIB Tempat : Lembaga Alumni Eropa Jl. Mendawai I no. 3 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 12130 Indonesia

Keterangan lebih lanjut Hubungi:

0853 1154 4185 - 0813 1811 1017 - BBM Pin: 583E7D7A

Daftarkan Diri Anda Segera

Tempat Terbatas !!

This entry was posted in Adat dan Kebiasaan Warga Eropa and tagged , , , . Bookmark the permalink.