Makanan Halal di Jerman dan Eropa Sedang Booming

Makanan-Halal-di-Jerman-sedang Booming-Lembaga-Alumni-Eropa-www.alumnieropa.orgDiantara sekian pertanyaan yang sering dilontarkan oleh para calon mahasiswa ataupun orangtua calon mahasiswa yang akan studi di Jerman adalah mudahkah mendapatkan makanan halal di Jerman? Pertanyaan ini sering kali terlontar, maka Lembaga Alumni Eropa mengutip sebuah artikel yang mudah-mudahan akan bermanfaat sebagai masukan dan pertimbangan positif untuk anda yang akan melanjutkan kuliah di Jerman.

Bagi penganut agama Islam yg tinggal di negara mayoritas non muslim soal makanan harus ekstra hati-hati dalam memilihnya. Seperti yg kita ketahui bersama mengkonsumsi daging babi ataupun makanan yg mengandung babi menjadi pantangan bagi umat islam. Padahal di negara2 non muslim daging babi beredar bebas dalam berbagai jenis makanan.

Ini jg seperti yg terjadi di Jerman, negara berpenduduk sekitar 82 juta jiwa dengan 3.8-4 juta penganut agama Islam yg kebanyakan imigran dari Turki. Jumlah penganut agama islam yg dari waktu ke waktu semakin bertambah membuat banyak produsen2 makanan berusaha mencukupi kebutuhan makanan mereka dg produk2 halal. Pertambahan jumlah penduduk islam disebabkan karena banyaknya keluarga yg beranak pinak daripada orang2 non islam, convert ataupun imigran2 yg berdatangan dari negara2 lain…

Menurut sebuah studi jumlah pabrik atau firma yg menawarkan produk halal sdh mencapai sekitar 400 firma. Statistik jumlah yg sangat mencengangkan dalam dekade 3 – 4 tahun terakhir. Booming ini jg diikuti oleh perolehan atau penjualan makanan produk halal senilai 5 M Euro. Di eropa sendiri diperkirakan nilai penjualan produk halal sekitar 67 M dollar. Nilai yg cukup lumayan besar dari jumlah 641 M dollar di dunia menurut data tahun 2010…dari World Forum Halal di Malaysia.

Di negara Jerman sendiri pada dasarnya menurut UU penyembelihan hewan ternak harus melewati pembiusan (Betäubung) terlebih dahulu agar hewan tidak merasakan sakit waktu dipotong. Kemungkinan ini UU yg diusulkan oleh para penggiat atau aktivis pelindung binatang. Hal ini menjadi pro kontra disebagian besar masyarakat muslim di Jerman. Ada yg berpendapat bahwa jika dilakukan pembiusan hewan tsb sudah dianggap mati dan sbg bangkai dan itu sudah tidak masuk dalam kategori halal. Oleh sebab itu kebanyakan mereka mengimport daging dari negara2 luar. Dari cara penyembelihan sampai transport diawasi dg ketat kehalalan daging2 tsb. Import daging seperti dari negara Perancis yg tidak menggunakan pemotongan melalui pembiusan.

Bukan hanya makanan saja produk minuman jg mulai dipasarkan. Misalnya Halal-Cola bahan yg digunakan dari ramuan bahan pilihan seperti misalnya gula kristal diganti dg Dattel sirup. Perusahaan besar seperti Nestle dan Unilever sudah beberapa tahun jg menawarkan produk2 makanan halal dan hasil dari penjualannya telah melampaui hasil penjualan daripada produk2 bio.

Sayangnya penjualan produk2 halal tsb belum bisa kita temukan disetiap supermarket. Penjualan masih didominasi oleh supermarket yg dikelola oleh kebanyakan orang Turki atau supermarket2 tertentu. Untuk penjualan fast food seperti döner bisa kita dapatkan dg mudah disetiap jalanan. Döner ini banyak digemari warga Jerman dan menjadi saingan berat bagi produk Mc Donald. Selain rasa daging kalkun yg lunak jg adanya sayuran salad dg saos yogurt menjadi daya tarik tersendiri.

Dikutip dari: kompasiana.com

 

=======================================================


PEMBUKAAN KELAS BARU

PROGRAM INTENSIF PERSIAPAN KULIAH di JERMAN

Untuk Semua Bidang Studi S-1 (BSc.) dan S-2 (MSc.)

Kelas Baru akan diadakan pada:

 

Hari/Tanggal : Senin / 3 Juli 2017

 

Jam : 09.00 s/d 13.00 WIB Tempat : Lembaga Alumni Eropa Jl. Mendawai I no. 3 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 12130 Indonesia

Keterangan lebih lanjut Hubungi:

0853 1154 4185 - 0813 1811 1017 - BBM Pin: 583E7D7A

Daftarkan Diri Anda Segera

Tempat Terbatas !!

This entry was posted in Etika dan Perilaku Warga Jerman, Makanan Halal di Jerman dan Eropa, Persiapan Melanjutkan Studi di Jerman, Pertimbangan dan Perbandingan Kuliah Di Jerman, Studi di Jerman and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.