Kuliah HAM di Universitas di Jerman

toleransi-dan-hak-azasi-manusia-turut-diplajari-dan di-praktekkan-di-Jerman-Lembaga-Alumni-EropaJurusan unik yang dapat menjadi referensi anda adalah jurusan Kuliah HAM di Universitas di Jerman. Tepatnya di Universitas Magdeburg, Jerman. Toleransi dan hak asasi manusia adalah tema utama jurusan HAM di Universitas Magdeburg. Banyak mahasiswa asing yang belajar dan meneliti tentang HAM. Persiapan dan kursus bahasa Jerman untuk kuliah di Jerman tentu bisa anda lakukan di Lembaga Alumni Eropa (LAE) yang juga sebagai wadah para alumni Jerman di Indonesia.

Berikut kami cuplik sebuah artikel dari www.dw.de tentang jurusan Kuliah HAM di Universitas Magdeburg, Jerman. Farouzan Forough dari Afghanistan berdiskusi dengan teman kuliahnya dari Jerman. Tema diskusinya adalah Quran dan Syariah. Dia berulangkali menerangkan bahwa masalah yang dihadapi Afghanistan bukanlah Quran dan Syariah, melainkan para politisi yang tidak mampu.

Para politisi yang membuat undang-undang hanya mengikuti kepentingan mereka sendiri, kata Forough. Jadi mereka tidak peduli kepada hak asasi, terutama hak asasi perempuan. “Islam tidak menentang hak asasi manusia. Hanya banyak interpretasi yang salah, juga di negara-negara barat”, ujar mahasiswi berusia 27 tahun itu.

Farouzan Forough berasal dari kota Herat. Dia sekarang mengambil Master di Jurusan UNESCO di Universitas Magdeburg. Jurusan ini menawarkan bidang Penelitian Konflik dan Perdamaian. Forough meneliti tentang konsep hak asasi manusia di bawah bimbingan Profesor Karl-Peter Fritsche.

“Sebelumnya saya tidak tahu di sini ada Jurusan UNESCO”, kata Forough. Dia ingin belajar hubungan internasional, hak asasi dan ilmu politik. Ketika melihat program Universitas Magdeburg, ternyata tema-temanya sangat cocok. Forough senang, karena dia juga bisa belajar tentang UNESCO. “Banyak yang dibahas, situasi aktual organisasi dan kegiatannya di seluruh dunia. Benar-benar menarik”.

Informasi-informasi mengenai universitas-universitas negeri di Jerman dan proses pengurusannya dapat anda dapatkan dengan lengkap dan objektif di LAE. Para alumni Jerman di LAE akan senantiasa memberikan informasi tentang perkuliahan di Jerman apa adanya. Semua berdasarkan pengalaman yang kami alami sendiri. Termasuk tentang jurusan unik seperti jurusan Kuliah Hak Azasi Manusia di Jerman ini.

 

==============================================================


"OPEN REGISTRATION"

Program Persiapan Studi S1/S2 & Kerja Sosial di Jerman

Yth Para Calon Peserta,


Lembaga Alumni Eropa kembali akan membuka kelas persiapan bahasa Jerman bagi mereka yang akan melanjutkan studi di Perguruan Tinggi Negri untuk semua jurusan studi, serta persiapan bahasa bagi peminat kerja sosial di Jerman.


Pendaftaran program online akan di buka hingga tanggal 22.08.2020.

Pendaftaran Klik disini


Program Study Start Senin 24.08.2020


Program kerja sosial Start Senin 24.08.2020


Program persiapan bahasa Jerman akan dimulai pada tanggal 24.08.2020.


Bertempat di Training Center LAE, Jln. Alam Asri V No 21. Pondok Indah. Jakarta Selatan.


Informasi lebih lanjut terkait program ini dapat menghubungi melalui WA di no +6281384809179 dan +6281317692139


Demikian informasi yang dapat kami sampaikan.


Terima kasih atas perhatiannya.


Hormat Kami,

Lembaga Alumni Eropa – Jakarta

==============================================================


PEMBUKAAN KELAS BARU

PROGRAM INTENSIF PERSIAPAN KULIAH di JERMAN

Untuk Semua Bidang Studi S-1 (BSc.) dan S-2 (MSc.)

Kelas Baru akan diadakan pada:

 

Study Class : Senin / 24 Agustus 2020 dan SozialWork Class: Senin / 24 Agustus 2020

 

Jam : 09.00 s/d 13.00 WIB
Tempat : Lembaga Alumni Eropa
Jln. Alam Asri V/21 Pondok Indah Jakarta Selatan, 12310 Indonesia

Keterangan lebih lanjut Hubungi:

WA & Line: 0813 8480 9179 - 0813 1769 2139

Daftarkan Diri Anda Segera

Tempat Terbatas !!

This entry was posted in Alasan Kuliah di Jerman, Keunggulan Studi Di Jerman, Pertimbangan dan Perbandingan Kuliah Di Jerman, Studi di Jerman and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.