Informasi Beasiswa Kuliah di Australia Terkini

suasana-perkuliahan-di-jerman-sebagai-perbandingan-antara-kuliah-di-luar-negeri-atau-dalam-negeri-melalui-lembaga-alumni-Eropa-LAE-Jakarta

Para pencari beasiswa, berikut kami ulas Informasi Beasiswa Kuliah di Australia Terkini yang harus anda coba. Di Blog Lembaga Alumni Eropa (LAE) Jakarta sekalipun fokus kami sebagai alumni Eropa adalah memberikan informasi untuk kuliah di negara-negara Eropa namun informasi mengenai beasiswa akan terus kami update meskipun dari negara-negara di luar benua Eropa. Seperti halnya pada artikel kali ini.

Dalam satu dekade terakhir, sekitar 5.000 pelajar dalam negeri mendapat beasiswa Australia Awards Scholarship in Indonesia (AAI) untuk kuliah ke Negeri Kanguru. Beasiswa ini menawarkan program S-2 dan S-3. Tertarik? Tapi, jauh sebelum melamar beasiswa tersebut, ada baiknya Anda gali informasi lebih dalam tentang AAI. Jangan sampai salah mengambil langkah!

Tujuan AAI adalah untuk memberi pengetahuan baru, skil, juga memupuk sikap positif pelajar Indonesia. Setelah lulus, mereka diharapkan mampu menggunakan keahlian di bidang masing-masing untuk berkontribusi kepada masyarakat sebangsa. Sebenarnya, Informasi Beasiswa Kuliah di Australia tersebut terbuka bagi masyarakat umum. Namun, memang, kandidat dengan latar belakang tertentu cenderung memiliki kesempatan lebih tinggi, misalnya pelamar berasal dari daerah fokus AAI di Indonesia.

Beberapa daerah yang dianggap AAI lebih memerlukan sumber daya manusia berkualitas jadi fokus utama, yaitu Aceh, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua. Berdasarkan situs resmi AAI, 70 persen beasiswa akan diberikan kepada pelamar dari daerah tersebut.

Lembaga yang memiliki kerja sama dengan pemerintah biasanya berkesempatan pula mendapat beasiswa. Meski demikian, bukan berarti pelamar dari daerah lain tak punya kesempatan. Ingat, AAI juga membuka kategori untuk pelamar umum.

Syarat dan Pembiayaan

Durasi maksimal pembiayaan kuliah S-2 adalah dua tahun. Mengambil lebih dari satu studi atau penelitian pun tak mengapa asal diperbolehkan perguruan tinggi tujuan dan perkuliahan tetap rampung dalam dua tahun.

Sementara itu, jenjang S-3 maksimal selesai dalam empat tahun. Namun, jenjang ini dikhususkan untuk staf perguruan tinggi, institusi riset, atau lembaga pemerintah. Kalau bisa, pelamar sudah mengantongi letter of support dari perguruan tinggi tujuan.

Selain itu, skor tes bahasa Inggris pelamar perlu diperhatikan. Jika menggunakan standar IELTS, nilai minimal yang diperlukan adalah 6,5. Paper-based test TOEFL juga bisa digunakan asalkan skornya mencapai 580 dan dengan nilai tes menulis paling rendah 4,5.

Sebaliknya, jika menggunakan internet-based TOEFL, pelamar harus mencapai skor 92 atau lebih dengan nilai paling rendah 21 untuk semua subtes. Perlu digarisbawahi, TOEFL preparation test tidak bisa digunakan. Kemampuan bahasa memang jadi perhatian utama AAI. Bahkan, AAI akan membiayai kursus English for Academic Purpose sebelum penerima beasiswa berangkat ke Australia. Hal ini untuk menjamin perkuliahan tak terkendala masalah bahasa.

Selain kursus, pemeriksaan kesehatan untuk pengajuan visa pelajar turut dibiayai AAI. Visa, tiket pesawat, dan asuransi kesehatan tak perlu dirisaukan penerima beasiswa. Bagaimana dengan biaya hidup selama menempuh perkuliahan di Australia? Penerima beasiswa berhak menerima 82,2 dollar Australia per hari atau sekitar Rp 800.000 dalam kurs terkini. Ini belum termasuk untuk membeli kebutuhan kuliah, misalnya membeli buku.

Jangan khawatir penerima beasiswa masih terbentur biaya untuk menyelesaikan kuliah. AAI bisa menambah dana sekitar 500 dollar Australia per enam bulan atau setara Rp 5 juta dalam kurs sekarang. Menarik bukan?

Yang juga harus anda simak adalah begitu banyak negara-negara di benua Eropa yang juga memberikan beasiswa bagi para calon mahasiswa dari berbagai negara. Termasuk juga negara Jerman yang begitu rajin memberikan beasiswa, baik dari lembaga pemerintahan di Jerman maupun lembaga-lembaga atau yayasan swasta yang tidak terlalu rumit dalam memberikan beasiswa.

Informasi lebih detail bisa anda dapatkan dengan berkonsultasi langsung dengan para alumni Jerman di Lembaga Alumni Eropa (LAE) Jakarta yang beralamat di Jalan Mendawai I No. 3 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 12130 dengan no kontak 0853 1154 4185 & 0813 1811 1017 untuk mendapatkan Informasi Beasiswa dan Tanpa Beasiswa Kuliah di Jerman.

 

=======================================================


PEMBUKAAN KELAS BARU

PROGRAM INTENSIF PERSIAPAN KULIAH di JERMAN

Untuk Semua Bidang Studi S-1 (BSc.) dan S-2 (MSc.)

Kelas Baru akan diadakan pada:

 

Hari/Tanggal : Senin / 17 Juli 2017

 

Jam : 09.00 s/d 13.00 WIB Tempat : Lembaga Alumni Eropa Jl. Mendawai I no. 3 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 12130 Indonesia

Keterangan lebih lanjut Hubungi:

0853 1154 4185 - 0813 1811 1017 - BBM Pin: 583E7D7A

Daftarkan Diri Anda Segera

Tempat Terbatas !!

This entry was posted in Studi di Luar Negeri and tagged , , , , . Bookmark the permalink.